10 Tingkatan Cinta

10 Tingkatan Cinta

Kultum Singkat Tentang Lebih Cinta Nafsu daripada Cinta Kepada Allah
Khutbah Jumat Menyambut Muharram: Mencintai Sunnah Rasulullah
Khutbah Jum’at: Belajar Dari Doa

Berikut adalah ringkasan 10 tingkatan cinta beserta istilah Arab dan maknanya secara runtut:

  1. Al-’Alaqah (الْعَلَقَةُ) – Keterkaitan Tingkatan awal berupa keterikatan hati dengan pihak yang dicintai.

  2. Al-Iradah (الْإِرَادَةُ) – Keinginan Kecenderungan hati yang melahirkan keinginan kuat untuk dekat dengan yang dicintai.

  3. As-Shobabah (الصَّبَابَةُ) – Tercurah Kondisi di mana rasa cinta mengalir dan tercurah kuat dari hati secara alami tanpa bisa dikendalikan pemiliknya.

  4. Al-Gharam (الْغَرَامُ) – Menetap/Melilit Cinta yang mengikat melekat kuat dan sulit lepas dari hati (seperti analogi orang yang terlilit utang atau azab yang terus-menerus).

  5. Al-Mawaddah (الْمَوَدَّةُ) – Cinta Murni Kemurnian dan ketulusan cinta yang paling dalam (inti dari rasa cinta).

  6. As-Syaghaf (الشَّغَفُ) – Lubuk Hati Rasa cinta yang tingkatannya lebih tinggi karena sudah merasuk sampai ke dalam lubuk hati yang paling dalam.

  7. Al-’Isyq (الْعِشْقُ) – Cinta Berlebihan (Asyik) Cinta yang sangat berlebihan dan cenderung disertai hawa nafsu/syahwat. Istilah ini tidak boleh digunakan untuk menggambarkan cinta antara hamba dan Allah.

  8. At-Taim (التَّيْمُ) – Penghambaan Awal Cinta yang mulai disertai dengan unsur ketundukan dan ketaatan kepada yang dicintai.

  9. At-Ta’abbud (التَّعَبُّدُ) – Penghambaan Penuh Puncak kecintaan yang menyatu dengan ketundukan dan ibadah secara utuh. Tingkatan ini hanya boleh ditujukan kepada Allah; jika diberikan kepada makhluk, hukumnya syirik.

  10. Al-Khullah (الْخُلَّةُ) – Kekasih Tertinggi Tingkatan cinta paling tinggi, di mana rasa cinta telah menyatu dan merasuk ke setiap sela-sela jiwa dan hati (seperti derajat Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad sebagai Khalilullah).

Video Penjelasan Tingkatan Cinta

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: