Berikut adalah ringkasan 10 tingkatan cinta beserta istilah Arab dan maknanya secara runtut:
-
Al-’Alaqah (الْعَلَقَةُ) – Keterkaitan Tingkatan awal berupa keterikatan hati dengan pihak yang dicintai.
-
Al-Iradah (الْإِرَادَةُ) – Keinginan Kecenderungan hati yang melahirkan keinginan kuat untuk dekat dengan yang dicintai.
-
As-Shobabah (الصَّبَابَةُ) – Tercurah Kondisi di mana rasa cinta mengalir dan tercurah kuat dari hati secara alami tanpa bisa dikendalikan pemiliknya.
-
Al-Gharam (الْغَرَامُ) – Menetap/Melilit Cinta yang mengikat melekat kuat dan sulit lepas dari hati (seperti analogi orang yang terlilit utang atau azab yang terus-menerus).
-
Al-Mawaddah (الْمَوَدَّةُ) – Cinta Murni Kemurnian dan ketulusan cinta yang paling dalam (inti dari rasa cinta).
-
As-Syaghaf (الشَّغَفُ) – Lubuk Hati Rasa cinta yang tingkatannya lebih tinggi karena sudah merasuk sampai ke dalam lubuk hati yang paling dalam.
-
Al-’Isyq (الْعِشْقُ) – Cinta Berlebihan (Asyik) Cinta yang sangat berlebihan dan cenderung disertai hawa nafsu/syahwat. Istilah ini tidak boleh digunakan untuk menggambarkan cinta antara hamba dan Allah.
-
At-Taim (التَّيْمُ) – Penghambaan Awal Cinta yang mulai disertai dengan unsur ketundukan dan ketaatan kepada yang dicintai.
-
At-Ta’abbud (التَّعَبُّدُ) – Penghambaan Penuh Puncak kecintaan yang menyatu dengan ketundukan dan ibadah secara utuh. Tingkatan ini hanya boleh ditujukan kepada Allah; jika diberikan kepada makhluk, hukumnya syirik.
-
Al-Khullah (الْخُلَّةُ) – Kekasih Tertinggi Tingkatan cinta paling tinggi, di mana rasa cinta telah menyatu dan merasuk ke setiap sela-sela jiwa dan hati (seperti derajat Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad sebagai Khalilullah).


COMMENTS