Solusi Dari Imam Asy-Syafi’i Dalam Menghadapi Wabah Penyakit

Solusi Dari Imam Asy-Syafi’i Dalam Menghadapi Wabah Penyakit

Kultum tentang Solusi Dari Imam Asy-Syafi'i Dalam Menghadapi Wabah Penyakit ini disampaikan oleh Ustadz Muhamad Nuzul Dzikri Hafidzahullah. Transkrip

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis dan Niat Puasa Ramadhan Yang Benar
Ceramah Singkat Motivasi Shalat Yang Bagaikan Timbangan
Kultum Singkat Tentang Ikhlas: Pentingnya Ikhlas Selama Bulan Ramadhan

Kultum tentang Solusi Dari Imam Asy-Syafi’i Dalam Menghadapi Wabah Penyakit ini disampaikan oleh Ustadz Muhamad Nuzul Dzikri Hafidzahullah.

Silahkan daftar atau login(GRATIS) terlebih dahulu untuk men-copy..

Transkrip Kultum Tentang Solusi Dari Imam Asy-Syafi’i Dalam Menghadapi Wabah Penyakit

Saudaraku yang semoga Allah rahmati dan muliakan. Ditengah kondisi wabah seperti ini, ada sebuah nasihat penting dari Al-Imam Asy-Syafi’i Rahimahullahu Ta’ala. Beliau bertutur:

لَمْ أَرَ أَنْفَعَ لِلْوَبَاءِ مِنَ التَّسْبِيحِ

“Aku belum menemukan solusi yang lebih manjur untuk menghilangkan wabah dibandingkan bertasbih kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (Hilyatul Auliya jilid 9)

Saudaraku yang Allah muliakan, berikhtiar secara lahiriyah saja belum cukup bagus untuk menjaga imunitas tubuh dan kesehatan. Dan langkah yang bijak ketika kita mengikuti himbauan pemerintah agar menerapkan social distancing semaksimal kondisi kita masing-masing. Namun selain itu hendaknya kita pun mengikuti arahan para ulama semisal Al-Imam Asy-Syafi’i Rahimahullah. Beliau menasihatkan agar kita memperbanyak bertasbih kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala di hari-hari ini dan mensucikan Allah Subhanahu wa Ta’ala di saat ini.

Semua orang tahu bahwa beliau adalah Imam yang masyhur keluasan ilmunya. Sehingga nasihat dan wejangan beliau bagaikan oase di tengah Sahara.

Saudaraku yang Semoga Allah muliakan, ucapkanlah “Subhanallah” bukan hanya di lisan. Namun diiringi keyakinan penuh bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Suci dari segala sifat buruk atau ketidak sempurnaan. Sehingga mustahil bila takdirNya pada saat ini bertujuan untuk menyusahkan kita. Mengapa? Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Suci dari perilaku jahat dan buruk.

Saudaraku yang Allah muliakan, ucapkan “Subhanallah” dan bukan hanya di lisan. Tetapi diiringi dengan menguatkan keyakinan tentang kesempurnaan keagungan dan kesucian Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sehingga seburuk apapun suatu kondisi dan wabah ini di mata manusia, kita tetap percaya bahwa dibalik ini pasti ada banyak hikmah dan kebaikan besar bagi umat manusia.

Renungkanlah apa yang dilakukan Nabi Yunus ‘Alaihis Salam di perut ikan, ikan besar. Sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengkaruniakan pertolongan kepada beliau di saat semua kalkulasi manusia menyimpulkan bahwa beliau tidak mungkin selamat pada saat itu. Ternyata beliau bertasbih dan bertahlil. Allah berfirman tentang beliau:

فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَن لَّا إِلَـٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Dikegelapan malam, di dalam perut ikan, di dasar lautan, beliau berdoa kepada Allah: Laa Ilaha Illa Anta (tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Engkau), Subhanaka (Maha Suci Engkau ya Allah), sungguh aku termasuk golongan yang berbuat dzalim.” (QS. Al-Anbiya[21]: 87)

Ucapkanlah “Subhanallah” namun bukan hanya di lisan. Dan beriringan dengan terus meningkatkan ibadah serta menjalankan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Terlebih lagi shalat. Karena Abdullah bin ‘Abbas Radhiyallahu Ta’ala ‘Anhu menyimpulkan bahwa semua tasbih di dalam Al-Qur’an bermakna shalat.

Maka “perbanyak tasbih di saat wabah” di antara maknanya adalah memperbanyak shalat di hari-hari wabah.

Saudaraku, hanya Allah yang bisa menyelamatkan kita dari wabah ini. Dan itu keyakinan kita. Maka perbanyaklah bertasbih, jagalah dzikir pagi dan petang, rutinkan membaca Al-Qur’an, agungkan dan sucikan Allah dari segala keburukan. Yakinlah bahwa semua takdir Allah pasti yang terbaik untuk orang-orang yang beriman. Akuilah segala khilaf dengan sering beristighfar, tingkatkan shalat kita seraya menjalankan perintah Allah dan RasulNya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk terus berikhtiar yang benar.

Dan jangan lupa ikutilah himbauan pemerintah semaksimal mungkin, sesuai kondisi kita masing-masing.

Terakhir, nasihat Imam Syafi’i di atas juga berlaku bagi saudara-saudara kita yang positif corona. Tolong jangan pernah down. InsyaAllah harapan itu masih ada dan tidak kecil. Maka semakin perbanyaklah bertasbih kepada Allah. Tanamkan keyakinan sedalam-dalamnya bahwa kondisi ini pasti penuh hikmah dan kebaikan. Karena Allah Maha Suci dari menetapkan takdir yang sia-sia. Pasti ada mutiara termat indah dibalik ini semua.

Semoga Allah senantiasa menjaga kita dan mengaruniakan taufiqNya untuk melewati hari-hari sulit ini.  Aamiin ya Rabbal Alamin..

Sumber Kultum Solusi Dari Imam Asy-Syafi’i Dalam Menghadapi Wabah Penyakit

Solusi Dari Imam Asy-Syafi’i Dalam Menghadapi Wabah Penyakit

📚 Kultum Singkat
🔉 Pemateri: Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
🔗 Link Download: ngaji.id/solusiwabah
🗃 Ukuran File: 1,5 MB
⌛ Durasi: 5:12
📹 Sumber Video: youtu.be/nywqri3z8Y4

Mari turut menyebarkan link download kajian ini di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum..

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
Login/daftar untuk men-copy (GRATIS)
%d blogger menyukai ini: