Amalan Saat Kita Terbangun Dari Tidur Malam

Amalan Saat Kita Terbangun Dari Tidur Malam

pandai mendengar

"Orang-orang yang senantiasa mengingat Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam kondisi berdiri, dalam kondisi duduk, dalam kondisi berbaring." (QS. Ali-Imran[3]: 191)

Khutbah Jumat Singkat Tentang Manfaat Dzikir
Khutbah Jumat Tentang Doa Agar Cepat Terkabul Permintaannya
Kultum Singkat Ramadhan: Do’a Akhir Ramadhan

Tulisan tentang “Amalan Saat Kita Terbangun Dari Tidur Malam” ini adalah catatan faedah dari ceramah singkat yang dibawakan oleh Ustadz DR. Firanda Andirja, Lc. MA. Hafidzahullahu Ta’ala.

Amalan Saat Kita Terbangun Dari Tidur Malam

Para jama’ah yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala, tadi kita dengarkan ayat-ayat terakhir dari surat Ali-Imran. Dan salah satu sunnah sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hadits Ibnu Abbas Radhiyallahu Ta’ala ‘Anhuma, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kalau bangun dari tidur, beliau duduk dulu di tempat tidur kemudian beliau memandang ke langit sambil membaca firman Allah:

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِّأُولِي الْأَلْبَابِ

Sampai akhir dari surat Ali-Imran.

Sebelum beliau berwudhu, beliau melihat ke atas sambil membaca ayat-ayat tersebut yang mengagungkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Setelah itu baru beliau berwudhu kemudian shalat. Ini di antara sunnah yang hendaknya kita berusaha mengerjakannya, dan ini mengharuskan kita untuk menghafal ayat-ayat tersebut. Karena dibaca ketika baru bangun tidur sambil melihat ke atas kemudian membaca ayat-ayat tersebut.

Dan sunnah-sunnah ketika bangung tidur banyak, di antaranya adalah tadi yang disebutkan. Di antaranya juga membaca doa:

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepadaNya lah kami akan kembali.”

Demikian juga, di antara doa bangun tidur:

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِي، وَرَدَّ عَلَيَّ رُوحِي وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ

“Segala puji bagi Allah yang memberikan kesehatan pada tubuhku, dan telah mengembalikan ruh kepadaku, dan mengizinkan aku untuk berdzikir kepadaNya.”

Di antaranya perkara yang menakjubkan juga adalah doa kalau kita terjaga di malam hari. Kata Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

مَنْ تَعَارَّ مِنَ اللَّيْلِ فَقَالَ…

“Barangsiapa yang terbangun di tengah malam, kemudian dia mengucapkan doa:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ‏.‏ الْحَمْدُ لِلَّهِ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ‏.‏

Kemudian dia berkata:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي‏

“Ya Allah ampunilah aku.”

أَوْ دَعَا اسْتُجِيبَ، فَإِنْ تَوَضَّأَ وَصَلَّى قُبِلَتْ صَلاَتُهُ

“Atau dia berdoa, maka akan dikabulkan doanya. Kalau dia berwudhu kemudian dia shalat, maka akan diterima shalatnya.” (HR. Bukhari dan Tirmidzi)

Ini sebenarnya sangat mudah, dzikirnya kita semua sudah hafal. Jadi, kalau kita terjaga di malam hari kita, entah kita mau bangun shalat atau mau tidur kembali, sempatkan (cuma 1 menit tidak sampai), cuma bilang:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ‏.‏ الْحَمْدُ لِلَّهِ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ‏.‏

Lalu kita bilang:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي‏

“Ya Allah ampunilah aku.”

Setelah itu tidur lagi tidak mengapa. Kata Allah maka akan diampuni dosa-dosanya. Kalau dia berdoa, akan dikabulkan doanya. Tapi kalau dia bangun kemudian wudhu dan shalat, maka akan diterima shalatnya.

Ini sunnah yang kita butuh untuk menghafalnya, dan ini mudah dihafalkan, tinggal kita mau mengamalkannya.

Sehingga kita senantiasa ingat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

الَّذِيۡنَ يَذۡكُرُوۡنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوۡدًا وَّعَلٰى جُنُوۡبِهِمۡ…

“Orang-orang yang senantiasa mengingat Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam kondisi berdiri, dalam kondisi duduk, dalam kondisi berbaring.” (QS. Ali-Imran[3]: 191)

Kita mau tidur ingat Allah, ditengah terjaga juga ingat Allah, bangun tidur juga ingat Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Siapa yang biasa mengingat Allah, mudah-mudahan dia meninggal dalam kondisi mengingat Allah dengan husnul khatimah.

Mp3 Ceramah Singkat

Sumber mp3: Team kelas UFA Official

Mari turut menyebarkan catatan kajian tentang “Amalan Saat Kita Terbangun Dari Tidur Malam” ini di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum..

Komentar

WORDPRESS: 0