Buku Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim

Buku Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim

Resensi buku kali ini adalah tentang Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim dengan informasi berikut ini: Judul Buku: 23 Keutamaan & Keteladanan Nabi

Buku 150 Tanya Jawab Anak Muslim Disertai Hadits Tentang Anak
Dahsyatnya Mencintai Karena Allah
Paket Buku Fiqh

Resensi buku kali ini adalah tentang Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim dengan informasi berikut ini:

Silahkan daftar atau login(GRATIS) terlebih dahulu untuk men-copy..

Judul Buku: 23 Keutamaan & Keteladanan Nabi Ibrahim
Penulis: Dr. Muhammad bin Musa Alu Nashr
Penerbit: Pustaka Imam Syafii
Ukuran: 11 x 15 cm Tebal 96 Halaman
Harga: 25.000 rupiah
Pemesanan: silahkan hubungi kontak admin.

Alhamdulillah alladzii bini’matihi tatimmush sholihat..
Mempelajari sejarah Para Nabi memiliki manfaat dan keutamaan yang banyak. Banyak nukilan-nukilan yang menjelaskan betapa dahulu Para Ulama Salaf berihtimam (sangat concern) terhadap siroh atau sejarah para Nabi dan Rasul. Bahkan para ulama terdahulu menyebutkan bahwa dahulu mereka diajarkan tentang sejarah Nabi sebagaimana mereka diajarkan surat-surat dalam Al-Qur’an.

Ikhwatal Islam,
Kesungguhan para ulama terdahulu di dalam menimba ilmu syariat tidaklah diragukan lagi, baik ilmu fikih maupun ilmu hadits. Tidak ketinggalan pula dan yang tidak kalah penting adalah siroh atau sejarah para Anbiya dan Rasul.

Masing-masing Nabi atau Rasul memiliki keistimewaan ataupun keutamaan. Demikian pula perjalanan dan dakwahnya pun berbeda-beda. Sehingga ujian dan cobaan para Nabi dan Rasul dalam mengemban dakwah pun berbeda-beda. Namun begitu, ujian dan cobaan para Nabi dan Rasul lebih berat dibanding manusia biasa pada umummnya.

Di antara Nabi dan Rasul yang sering kita dengar memiliki banyak keutamaan adalah Nabi Ibrahim ‘Alaihish Sholatu was Salam. Banyaknya kisah keistimewaan Nabi Ibrahim, bukan dari cerita-cerita pengantar tidur, namun begitu banyak ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang menjelaskannya.

Nabi Ibrahim sering pula mendapatkan julukan Abul Anbiyaa atau bapaknya para Nabi. Karena banyaknya para Nabi setelahnya merupakan anak keturunan Nabi Ibrahim ‘alaihis salam.

Ikhwatal iman..
Al-Quranul Kariim memberikan motivasi kepada manusia untuk senantiasa berkaca dari kisah-kisah yang terjadi pada masa lalu, dari kalangan orang-orang shalih, para syuhada, para Nabi dan Rasul. Agar dapat mengambil ibrah dan pelajaran dan ketakwaan.

Al-Qur’an juga mengabarkan tentang kisah-kisah para Nabi dan umatnya. Di sana ada pelajaran yang berharga bagi orang-orang yang berakal sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an Surat Yusuf ayat ke 111 yang artinya:

Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka (Para Nabi dan umatnya) itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berakal. Al-Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (Kitab-Kitab )yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu serta sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman

Membaca kisah orang-orang shalih saja akan memberi segudang kebaikan, bagaimana pula dengan kisah Para Nabi?

Kisah-kisah Para Nabi adalah termasuk sebab yang utama untuk menambah keimanan, melembutkan hati orang-orang yang beriman, meneguhkan hati tetap dalam iman, serta manfaat lain yang tak ternilai.

Disebutkan dalam firmanNya QS. Hud ayat 120:

Dan semua kisah Rasul-Rasul Kami ceritakan kepadamu (Muhammad) agar dengan kisah itu kami teguhkan hatimu.”


Al-Qur’an telah mengisahkan berita-berita besar mengenai Nabi dan Rasul dalam kitab Nya. Adapun yang terbaik di antara Rasul yang diutus ada lima (yang dikenal dengan Ulul ‘Azmi) dan yang terbaik dari Ulul ‘Azmi ini Allah jadikan dua saja yang menjadi KhalilNya. Yakni Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad ‘Alaihima sholat was Salam. Dan Allah Tabaraka wa Ta’ala mengisahkan tentang kisah-kisah para Nabi dan Rasul itu bukan tanpa maksud dan tujuan.

Ikhwatal iman..
Inilah risalah kecil tentang keutamaan & keteladanan kekasih Allah Nabi Ibrahim ‘alaihis salam. Risalah yang dikemas dalam buku saku yang sangat praktis. Mengungkapkan bagaimana sosok seorang Nabi Allah yang termasuk Ulul ‘Azmi, manusia pilihan yang lahirlah dari keturunannya para Nabi.

Risalah kecil ini ditulis oleh Dr. Muhammad bin Musa Alu Nashr. Berisi keutamaan dan keteladanan yang ada pada diri pribadi Nabi Ibrahim ‘alihis salam yang dikemas dalam judul “23 Keutamaan Dan Keteladanan Kekasih Allah

Jumlah 23 yang disajikan Penulis dalam risalah kecilnya ini bukan berarti membatasi bahwa keutamaan dan keteladanan Nabi Ibrahim hanya terbilang itu saja. Bahkan Nabi Ibrahim mempunyai kedudukan yang sangat tinggi di sisi Rabbul ‘alamin. Dan Allah Ta’ala jadikan Nabi Ibrahim sebagai kekasihNya. Hal ini disebutkan dalam firman Nya QS. An-Nisaa ayat 125 yang artinya :

Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan dan mengikuti agama Ibrahim yang lurus,dan Allah mengambil Ibrahim menjadi khalil Nya

Demikian pula Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Saya berlepas diri kepada Allah ‘Azza wa Jalla dari menjadikan salah seorang di antara kalian sebagai Khalil (kekasih), karena sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla telah menjadikanku sebagai KhalilNya, sebagaimana Dia telah menjadikan Ibrahim sebagai Khalil, seandainya aku boleh menjadikan salah seorang dari umatku sebagai Khalil, tentu aku telah menjadikan Abu Bakar sebagai khalilku” (HR.Muslim No 532 dari jalan sahabat Jundub bin Abdillah Radhiyallahu ‘Anhu)

Disebut Khalil yang memiliki akar kata dari kata Khullah atau puncak kecintaan tertinggi. Dan ini merupakan pujian kecintaan Allah kepada hambaNya yang terpilih. Pujian yang tidak diberikan kepada selain kedua hamba dan RasulNya tersebut.

Ikhwatal iman.. Rahimakumullah..
Bila disebutkan tentang kisah Para Nabi yang sangat teguh dalam tauhid, pencarian Rabb yang menciptakan seluruh alam, nama Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam yang pertama akan terlintas dalam pikiran kita. Beliau adalah imamnya orang-orang yang Hanif (yang meninggalkan kesyirikan dan senantiasa condong kepada tauhid, dan mengesakan Allah ‘Azza wa Jalla.

Inilah keutamaan pertama dan utama yang disandang oleh al-Khalil Ibrahim ‘Alaihis Salam. Disebutkan bahwa tatkala itu tak ada manusia yang beriman kepada Allah kecuali Ibrahim dan istrinya, Sarah. Bahkan proses pencarian Rabb semesta alam yang dilakukan oleh Ibrahim diabadikan dalam Al-Qur’an. Oleh karenanya derajat serta tingginya kedudukan Nabi Ibrahim telah diketahui oleh semua kalangan.

Nabi Ibrahim adalah Ulul ‘Azmi dikalangan Rasul. Disamping keteguhan dalam tauhid dan ketakwaannya, Nabi Ibrahim juga sangat kuat dalam kesabarannya dan telah diuji oleh Allah dengan berbagai ujian. Menempa hidup dengan kesabaran yang tiada banding, diuji oleh keluarganya, lingkungan kaumnya, bahkan diuji dengan perintah untuk mengorbankan putranya Ismail ‘Alaihis Salam.

Belajar dalam hal keteladanan Nabi Ibrahim, kesabaran yang sangat dalam menghiasi perjalanan hidupnya. Tergambar dalam banyak peristiwa yang kemudian menjadi tonggak penetapan syariat dikemudian hari, berlaku hingga akhir zaman.

Sungguh apa yang dipaparkan dalam buku ini memanglah tidak mencakup secara keseluruhan di dalam mengungkap keteladanan dan keutamaan Nabi Ibrahim. Namun setidaknya memberikan gambaran yang terang betapa keutamaan dan keteladanan Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam adalah nyata karena ditunjukkan oleh nash dan dalil-dalil yang shahih.

Demikian sekilas resensi buku Islam kali ini, semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan kepada kita untuk berjalan diatas hidayah didalam meneladani kebaikan, kesabaran Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam.

Pencarian: Buku Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim, keteladanan nabi ibrahim dan ismail

Daftar Isi Buku Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim

Daftar Isi Buku Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim
Daftar Isi Buku Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim

COMMENTS

WORDPRESS: 0
Login/daftar untuk men-copy (GRATIS)
%d blogger menyukai ini: