Kembalilah! Jangan Berputus Asa Terhadap Kasih Sayang Allah

Kembalilah! Jangan Berputus Asa Terhadap Kasih Sayang Allah

dukung ngaji id

Sampaikan kepada mereka hamba-hambaKu yang berlebih-lebihan dalam bermaksiat, janganlah kalian putus asa dari kasih sayang Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Materi 27 – Sifat ‘Ujub
Ceramah Singkat: Rahasia di Balik Ibadah Qurban
Kebangkitan Islam Adalah Dengan Ilmu

Tulisan tentang “Kembalilah! Jangan Berputus Asa Terhadap Kasih Sayang Allah” ini adalah catatan faedah dari ceramah singkat yang dibawakan oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc. MA. Hafidzahullahu Ta’ala.

Kembalilah! Jangan Berputus Asa Terhadap Kasih Sayang Allah

Jamaah, tadi kita dengarkan firman Allah:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Katakanlah: ‘Wahai hamba-hambaKu yang berlebih-lebihan dalam bermaksiat, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni seluruh dosa. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’” (QS. Az-Zumar[39]: 53)

Ayat ini salah satu dari ayat-ayat yang paling memberikan harapan bagi manusia dari ayat-ayat dalam Al-Qur’an. Kenapa? Karena ayat ini memberi harapan besar bagi orang-orang yang melakukan dosa.

Allah berkata: “Katakanlah…” maksudnya Allah perintahkan Nabi untuk menyampaikan kepada hamba-hamba Allah atau para Dai untuk menyampaikan kepada para hamba-hamba Allah.

“Wahai hamba-hambaKu…” Hamba yang dimaksud adalah hamba yang melakukan kemaksiatan. Tetapi Allah masih menisbahkan hamba-hamba tersebut kepada diriNya. Artinya meskipun dia terjerumus dalam maksiat dia adalah hamba Allah.

“Yaitu orang-orang yang berlebih-lebihan dalam bermaksiat,” bukan sekedar bermaksiat, tapi bergelimang bermaksiat, berlebih-lebihan dalam bermaksiat.

“Sampaikan kepada mereka hamba-hambaKu yang berlebih-lebihan dalam bermaksiat, janganlah kalian putus asa dari kasih sayang Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

“Karena sesungguhnya Allah mengampuni seluruh dosa.” Allah sudah mengatakan الذُّنُوبَ yang dalam bahasa Arab artinya seluruh dosa. Karena dia lafal umum, mencakup seluruh dosa. Dosa besar sebesar apapun, sebanyak apapun, semodel apapun, Allah ampuni.

Terus Allah tekankan lagi جَمِيعًا (seluruhnya). Jadi ada penekanan, sesungguhnya Allah mengampuni seluruh dosa seluruhnya.

Kemudian Allah tutup ayatnya dengan mengatakan: “Dialah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Ketika digabungkan Maha Pengampun dan Maha Penyayang maka ini menunjukkan kasih sayang Allah yang sangat luar biasa.

Jadi dalam ayat ini berkumpul beberapa petunjuk yang menunjukkan Allah sangat penyayang dan sangat pengampun, bahkan bagi hamba-hambaNya yang berlebih-lebihan dalam berdosa.

Oleh karenanya siapapun yang terjerumus dalam dosa segera kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sesungguhnya Rabbnya adalah Rabb yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Mp3 Ceramah Singkat

Sumber mp3: Team kelas UFA Official

Mari turut menyebarkan catatan kajian tentang “Kembalilah! Jangan Berputus Asa Terhadap Kasih Sayang Allah” ini di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum..

Komentar

WORDPRESS: 0