Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua

Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua

pandai mendengar

“Ada tiga doa yang mustajab yang tidak ada keraguan padanya; doanya orang yang dizalimi, doanya orang yang sedang melakukan safar dan doanya orang tua untuk anaknya.” (HR. Ibnu Majah)

Cara Berbakti Kepada Orang Tua Yang Sudah Meninggal
Dua Hak Orang Tua
Ceramah Singkat: Menjadi Anak Sholeh & Solehah

Tulisan tentang “Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua” ini adalah catatan yang kami tulis dari ceramah singkat Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi Lc. (semoga Allah menjaga beliau).

Sebelumnya: Cara Berbakti Kepada Orang Tua Yang Sudah Meninggal

Kajian Tentang Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua

Menit ke-34:42 Adapun untuk mereka-mereka yang orang tuanya masih hidup, jangan sia-siakan, berbaktilah. Karena dalam berbakti kepada kedua orang tua banyak hal-hal yang baik dan keutamaan-keutamaan yang akan digapai oleh anak. Di antaranya:

1. Doa dari orang tua kita mustajab

Hal ini didasari dengan sebuah hadits hasan yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ

“Ada tiga doa yang mustajab yang tidak ada keraguan padanya; doanya orang yang dizalimi, doanya orang yang sedang melakukan safar dan doanya orang tua untuk anaknya.” (HR. Ibnu Majah)

Subhanallah, tiga doa ini mustajab. Ini kesempatan saudaraku. Ketika orang tua ridha kepada anaknya, maka berbahagialah anak tersebut. Setiap dia keluar dari rumahnya didoakan oleh orang tuanya. Subhanallah.

Dan kehinaan yang akan diperoleh bagi siapapun di antara kita yang durhaka kepada kedua orang tuanya. Setiap hari orang tuanya kesal, bagaimana mendoakannya?

Oleh karena itu ini adalah kesempatan dan ini merupakan jihad.

2. Mempunyai doa yang mustajab

Kemudian di antara keutamaan berbakti kepada kedua orang tua adalah doa orang tersebut mustajab. Bukan doa orang tuanya saja, tapi doa orang yang berbakti kepada kedua orang tua juga mustajab.

Dalam hadits yang shahih riwayat Muslim, bagaimana Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menceritakan tentang Uwais bin ‘Amir yang datang dari Yaman. Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mewasiatkan kepada para sahabatnya kalau bertemu dengan Uwais bin ‘Amir, kalau bisa mintakan ampun. Hal ini karena sifat yang paling menonjol pada diri Uwais bin ‘Amir adalah berbakti kepada kedua orang tuanya. Subhanallah..

Lihat kisahnya di sini: Ceramah Singkat: Artis di Langit

Dari sini kita tahu bahwa seseorang yang berbakti dengan baik kepada kedua orang tua, maka doanya akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

3. Dibebaskan dari kesempitan dan marabahaya

Kemudian di antara keutamaan berbakti kepada kedua orang tua adalah Allah akan lepaskan dia dari kesempitan dan marabahaya.

Hal ini pun pernah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kabarkan pada kita dalam sebuah hadits yang shahih riwayat Imam Al-Bukhari tentang bagaimana Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bercerita dalam hadits yang panjang bahwa ada tiga orang yang masuk Goa kemudian ada batu yang menutupi pintu Goa tersebut. Dan semua mereka sudah menyangka bahwa mereka semua pasti binasa.

Antum bisa bayangkan disaat yang sangat-sangat genting sekali. Sehingga tiga orang itu bertawassul kepada Allah dengan amAl-amal kebaikannya. Di antara tiga orang tersebut bertawasul dengan baktinya kepada kedua orang tua. Subhanallah.

Dimana setiap malam dia sering memberikan susu kepada kedua orang tuanya. Suatu saat dia terlambat membawakan susunya sementara orang tuanya sudah tidur. Dia tidak berani membangunkan kedua orang tuanya. Anak-anaknya kelaparan. Dia tidak mau minum untuk dirinya dan keluarganya sebelum orang tuanya minum, bahkan sampai pagi dia tidak tidur dan menunggu sambil memegang tempat susu. Orang tersebut sampai berkata:

اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتُ فَعَلْتُ ذَلِكَ ابْتِغَاءَ وَجْهِكَ فَفَرِّجْ عَنَّا مَا نَحْنُ فِيهِ مِنْ هَذِهِ الصَّخْرَة

“Ya Allah, seandainya aku lakukan hal tersebut betul-betul mencari wajah Engkau, maka lepaskan kami dari kesulitan yang kami sedang alami ini.”

Akhirnya batu itu Allah geser. Ini menunjukkan bahwa bakti kepada kedua orang tua bisa menyelamatkan seseorang dari marabahaya, bakti anak kepada kedua orang tuanya ini bisa menyelamatkan seseorang dari musibah dan kesempitan.

Video Tentang Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua

Sumber video: Hak dalam Islam: Hak-Hak Orang Tua (Bagian ke-2) – (Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.)

Demikian catatan “Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua”. Mari turut menyebarkan catatan kajian ini di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum..

Komentar

WORDPRESS: 0