Hati-Hati Ada Ahli Ibadah Masuk Neraka!

Hati-Hati Ada Ahli Ibadah Masuk Neraka!

ceramah tentang gowes

Tulisan tentang "Hati-Hati Ada Ahli Ibadah Masuk Neraka!" ini adalah catatan faidah dari ceramah singkat yang dibawakan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusal

Kultum Singkat Jangan Melakukan Tiga Hal Ini Agar Tidak Dihisab
Kultum Singkat Tentang Kejujuran Beserta Dalilnya
Perbedaan Fakir dan Miskin Serta Keutamaan Orang Miskin Yang Sabar

Tulisan tentang “Hati-Hati Ada Ahli Ibadah Masuk Neraka!” ini adalah catatan faidah dari ceramah singkat yang dibawakan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullahu Ta’ala.

Ceramah Singkat Tentang Ahli Ibadah Yang Masuk Neraka

Ikhwah, di buku ini (صحيح الوابل الصيب), Al-Imam Ibnu Qayyim Rahimahullah memberikan faidah yang masyaAllah. Beliau berkata membawakan perkataan sebagian salaf:

1. Melakukan dosa tapi masuk surga

ان العبد ليعمل الذنب يدخل به الجنة ويعمل الحسنة يدخل بها النار

“Sesungguhnya seorang hamba mengamalkan dosa tapi ia masuk surga dan seorang hamba lagi mengamalkan amalan shalih tapi ia masuk ke dalam api neraka.” Mereka berkata: “Bagaimana bisa?”

Ia berkata:

يعمل الذنب فلا يزال نصب عينيه منه مشفقا وجلا باكيا نادما مستحيا من ربه تعالى

“Dia mengamalkan dosa tapi ia selalu mengingat dosanya, dimana dosanya itu di depan pelupuk matanya, dia takut sekali, dia merasa khawatir, dia merasa sangat takut dengan api neraka, dia menangis, dia menyesal, dia malu kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

ناكس الراس بين يديه

“Dia menundukkan kepalanya di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

منكسر القلب له

“Hatinya betul-betul takut kepada Allah.”

فيكون ذلك الذنب انفع له من طاعات كثيرة

“Sehingga pada waktu itu dosa itu menjadi lebih bermanfaat buat dia dari banyak ketaatan.”

بما ترتب عليه من هذه الامور

“Karena dosa itu menimbulkan perkara-perkara tadi.”

التي بها سعادة العبد وفلاحه

“Yang dengannya terdapat kebahagiaan seorang hamba dan kesuksesannya.”

حتى يكون ذلك الذنب سبب دخوله الجنة

“Sehingga akhirnya dosa itu sebab masuknya ia ke dalam surga.”

2. Beramal kebaikan tapi masuk neraka

ويفعل الحسنة

“Ada lagi seorang hamba yang dia beramal kebaikan.”

فلا يزال يمن بها على ربه

“Namun ia senantiasa mengungkit-ungkit kebaikan itu kepada Rabbnya.”

ويتكبر بها

“Dia sombong dengan kebaikan tersebut.”

ويرى نفسه ويعجب بها ويستطيل بها

“Dia melihat dirinya hebat, dia merasa ujub dengannya dan dia pun merasa hebat.”

ويقول فعلت وفعلت

“Dia berkata aku sudah berbuat ini dan berbuat itu.”

فيورثه من العجب والكبر والفخر والاستطالة

“Sehingga akhirnya menimbulkan ujub, kesombongan, keangkuhan, merasa lebih tinggi dari orang lain.”

ما يكون سبب هلاكه

“Sehingga menjadi sebab kebinasaan dia.”

Nah, inilah -kata beliau- ada seorang hamba yang beramal dosa tapi dosa itu membuat dia malu kepada Allah, dia terus menangis dan menyesal, sehingga akhirnya ia masuk ke dalam surga. Tapi ada lagi seorang hamba yang beramal shalih tetapi amal shalihnya membuat dia sombong, ujub, dia merasa lebih baik daripada orang lain. Akhirnya itu sebab kebinasaan buat dia.

Lalu beliau berkata:

فاذا اراد الله تعالى بهذا المسكين خيرا

“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada orang tersebut.”

ابتلاه بأمر يكسره به

“Allah akan uji ia dengan perkara yang membuat ia tidak sombong.”

ويذل به عنقه

“Yang membuat ia menundukkan lehernya.”

ويصغر به نفسه عنده

“Yang membuat dirinya rendah atau remeh di sisinya.”

وإن أراد به غير ذلك خلاه وعجبه وكبره

“Tapi kalau Allah tidak menginginkan kebaikan buat dia, Allah biarkan ia dengan ujubnya dan kesombongannya”

وهذا هو الخذلان الموجب لهلاكه

“Dan ini merupakan kehinaan yang akan menyebabkan ia binasa.”

Maksud beliau adalah bahwa orang yang beramal shalih tadi yang lalu ia merasa ujub, kalau Allah inginkan kebaikan buat dia, maka Allah uji dia dengan perkara yang membuat dia akhirnya hilang kesombongan dan ujubnya, entai itu ia dicela, dicaci maki atau yang lainnya yang menyebabkan ia akhirnya terhindar dari rasa ujubnya tersebut.

Lalu beliau berkata:

فإن العارفين كلهم مجمعون على أن التوفيق أن لا يكلك الله تعالى إلى نفسك

“Karena orang-orang yang paham semuanya bersepakat bahwa hakikat taufik itu adalah Allah tidak menyerahkan dirimu kepada dirimu.”

Artinya Allah bantu kamu, itu adalah merupakan taufik.

والخذلان أن يكلك الله تعالى إلى نفسك

“Sementara kehinaan itu hakikatnya Allah serahkan kepada dirimu sendiri, Allah tidak membantu dia.”

Subhanallah, saudaraku sekalian.. Ini faidah yang luar biasa sekali yang hendaknya anaknya mengingatkan kita bahwa sebanyak apapun amalan shalih kita, jangan kita tertipu, jangan membuat kita sombong, jangan membuat kita angkuh. Karena semua itu ada taufik dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dan ketika kita berbuat dosa, kita berusaha agar dosa itu menimbulkan rasa takut kepada Allah, semakin kita mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ini akhi, faidah pada hari ini, semoga bermanfaat dan bisa kita amalkan. Wabillahi taufiq…

Video dan mp3 ceramah singkat Ahli Ibadah Masuk Neraka

Sumber video: https://www.facebook.com/UBCintaSunnah/videos/1330094363850671/

Mari turut menyebarkan link “Hati-Hati Ada Ahli Ibadah Masuk Neraka!” ini di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum..

COMMENTS

WORDPRESS: 0
Saudaraku, silahkan login atau daftar terlebih dahulu untuk menyalin. Barakallahu fiik.
%d blogger menyukai ini: